ยปWaktunya Tobat
Minggu, 09 September 2012
"Etika yang baik akan menghasilkan keberhasilan. caranya banyak bergaul dengan orang yang berilmu, berbuat baik dengan orang banyak, bergaul dengan orang yang berakhlak baik..."
Kemarin siang,senter saya yang gratis HP *hahaha,you get it?* HP butut saya maksutnya, tumbenan dapet SMS...dan ternyata,itu SMS dari ibu saya. Isi SMSnya kurang lebih seperti kutipan diatas.
Subhanallah, saya super terharu ketika membaca surat singkat itu. Rasanya langsung pgn banget nangis! Satu hal yang langsung terbesit dalam pikiran saya, " Beliau inginkan kamu berhasil " keberhasilan anak- anaknya tentu juga keberhasilannya. uh-oh, so.. what should i do? terbayang- bayang kata " Tobat nak, tobat~" mungkin malaikat sedang membisik.
Tentu, saya punya niatan buat tobat.Tobat disini tobat menjadi anak yang rajin maksutnya. Tapi, apa semudah itu? Kalau bagi saya itu susah. Apalagi saya tipikal anak yang sudah terlanjur 'kurang rajin' , mudah bosan lagi, jadi setiap sudah rajin dan tiba- tiba bosan...ya terlupakanlah niat tobat itu. Aih, saya baca lagi SMS dari ibu, makin nangis saya t___t ini sudah kelas 3, konyol rasanya kalau saya acuh, mengabaikan surat singkat itu. Harus berrevolusi ini sih, gak boleh tinggal diam. Okelah, saya memang susah untuk move on menuju jalan yang benar (menjadi anak rajin) :p tapi susah bukan berarti gak bisakan? #okesip
Dan bukan hanya itu saja yang harus diubah, hubunganmu dengan orang lain harus diperbaiki.Jiwa sosialnya harus diperkuat. Hablumminannasnya jangan diabaikan begitu saja. Berbuat baik kepada orang lain itu juga bisa jadi faktor "X" untuk menjadi orang yang berhasil. Siapa tahu, orang yang dibaikin itu, mendo'akan kita dengan do'a yang baik- baik, atau mungkin dia mengamini do'a kita, begitu pula sebaliknya, kalau kita menjahati, eh me-tidak-baikkan *aduh bahasanya ancur* oranglain, mungkin saja dia mendo'akan kita dengan do'a yang tidak kita kehendaki. Jadi, ya memang berbuat baik kepada orang lain itu, important :)
Jadi ingat mbak mano, kakak kos sekaligus kakak kelas saya, sekarang sudah menjadi mahasiswi UI, dia pernah mengirim pesan kepada saya, intinya " Jangan lupa Do'a dan jaga Persahabatan " . Right, masalah do'a yang hablumminallah tentu jangan sampai terlupa, it's the most important, persahabatan? ya itu tadi berbuat baik kepada orang lain, tetap dijaga persahabatannya jangan sampai ada satu sisi yang merasa sakit (you know what i meanlah)
Kembali lagi ke SMS ibu saya, oke patutnya saya tidak harus mengetahui saja kata- kata dari SMS itu tetapi harus memahami dan mengerti juga untuk bergaul dengan orang yang berilmu, berbuat baik dengan orang banyak, bergaul dengan orang yang berakhlak baik.
Oke, the last paragraph.
Oke, the last paragraph.
Bukan hanya ibu saya menginginkan anaknya berhasil, insyaAllah ibumu juga menginginkan kamu berhasil :) Lalu apa salahnya kawan kita sekarang berubah menjadi lebih baik? Apalagi yang sekarang sudah kelas 3 SMA seperti saya, ini kesempatan yang teramat bagus, jangan kecewakan ibu, bapak, keluarga dan semua yang menyayangi kita. Bismillah, insyaAllah kita bisa :))
Label: cerita, curhat, inspirasi, semangat
words spilled @ Minggu, September 09, 2012 /
leave goosebumps here ⋄

